Laman

Kamis, 15 Agustus 2013

Malam Lebaran

Entah kenapa aku menulis cerita ini. Entah kenapa malam itu aku tergerak untuk pergi ke suatu tempat. Saat itu malam lebaran, saat banyak orang bertakbir dimana-mana. Entah kenapa aku meluncur ke arah itu, haha. Melewati jalan itu, jalan yang rusak itu. Jalan itu sepi, tidak ada gema takbir. Namun setelah sekian lama, terlihat anak-anak melakukan takbir keliling. Setelah itu aku sampai di dekat persimpangan itu. Tidak ramai, karena takbiran terpusat di pusat kota. Ahahaha, cerita yang aneh kan? Aku juga melihat anak-anak muda dengan seragam yang mirip dengan seragam tetangga sebelah. Aku juga melewati jembatan kecil itu. Dan aku pulang dengan kedinginan. Cerita yang aneh. Entah kenapa aku menulis cerita ini.

Rabu, 20 Maret 2013

Refleksi Elegi Pemberontakan Pendidikan Matematika 2: Intuisi dalam Matematika (2)



Intuisi sangat penting bagi siswa dalam melakukan proses pembelajaran. Intuisi diperlukan untuk mengembangkan kreativitas siswa dalam belajar.  Selain itu, intuisi juga diperlukan siswa agar mampu memahami ilmu pengetahuan. Tetapi, saat ini siswa kurang memiliki intuisi dikarenakan guru yang terlalu tertekan oleh adanya Ujian Nasional (UN). Karena keadaan tersebut, akhirnya guru juga tidak mempunyai intuisi untuk melayani dan memfasilitasi siswa dalam belajar. Dalam hal ini, tidak hanya siswa yang mampu memiliki intuisi, tetapi orang tua/guru jga mempunyainya. Hal itu  ditunjukkan saat akan berlangsung UN, guru memberikan latihan-latihan soal dan tidak mengajar/melayani dan memfasilitasi siswa dengan sebaik-baiknya. Oleh karena itu, guru haruslah inovatif, memberikan pelajaran sesuai dengan kebutuhan siswa. dengan demikian, siswa akan memperoleh intuisi dan akan mudah mengembangkan kreativitas serta memahami ilmu pengetahuan. Terima kasih.

Refleksi Mathematics and Language 5

Matematika murni dan pendidikan matematika memang berbeda, tetapi keduanya saling berhubungan satu sama lain. Namun bagi siswa lebih baik diajarkan pendidikan matematika daripada murni, karena matematika murni akan sulit diserap oleh siswa. Terimakasih.

Minggu, 03 Maret 2013

Refleksi Peran Penelitian dalam Pengembangan Pendidikan Matematika

Penelitian perlu dilakukan oleh semua pendidik, terutama guru. Karena penelitian adalah proses untuk mencari suatu ilmu pengetahuan. Penelitian ini harus dilaksanakan secara sistematis dan sesuai dengan aturan-aturan dalam meneliti suatu masalah. Dengan melakukan penelitian, guru dapat memberikan pembahasan suatu masalah dengan jelas dan dapat memahami siswa dengan baik. Diharapkan dengan adanya hal ini, dapat membuat guru semakin inovatif dan menambah profesionalisme guru di bidang matematika khususnya. Terima kasih

Refleksi Metodologi Pendidikan

Banyak persoalan dalam pendidikan, khususnya pada pembelajaran matematika. Siswa seakan takut dengan pembelajaran matematika. Dengan adanya identifikasi-identifikasi di atas, diharapkan guru maupun calon guru semakin inovatif dalam pembelajaran dan mampu mencapai tujuan pembelajaran yang diharapkan. Terima kasih

Refleksi Perencanaan Pembelajaran Matematika

Untuk mencapai tujuan pembelajaran yang diinginkan, khususnya matematika, guru harus mempersiapkan perencanaan pembelajaran, baik secara umum maupun secara khusus. Dengan perencanaan ini, guru dapat menghasilkan RPP sebagai landasan dalam pembelajaran matematika yang inovatif dan kreatif. Selain itu, LKS juga penting dalam pembelajaran, guru harus kreatif dalam mengembangkan LKS, karena dengan demikian siswa akan terlayani dan terfasilitasi dengan baik. Selain mengembangkan LKS, guru juga harus mengembangkan alat peraga matematika. Dengan persiapan-persiapan tersebut, semoga siswa dan guru dapat mencapai tujuan pembelajaran matematika. Terima kasih

Refleksi Peran Intuisi Dalam Pembelajaran Matematika

Intuisi diperlukan dalam pembelajaran matematika khususnya di SD, karena anak-anak SD sekarang sudah mulai kehilangan intuisinya. Terima kasih